Sate Klathak Pak Bari, Legenda Sate Jogja di Film AADC 2

“Sate Klathak Pak Bari itu nama tempat kuliner ya? Sate yang bagaimana? terus apa yang unik kok di beri nama Klathak?”

Dalam benak anda mungkin terdapat pertanyaan seperti berikut, penasaran kan? Letak lapak dari panganan khas Jogja ini terdapat di jalan Imogiri Timur, Kabupaten Bantul, Jogja. Tidak terlalu jauh dari Pusat Kota Jogja, jaraknya sekitar 12 Kilometer menuju arah Selatan. Sate Klathak Pak Bari ini merupakan salah satu panganan khas ala Jogja, panganan ini merupakan sate kambing dengan penyajian yang cukup unik di bandingkan dengan penyajian sate lainnya.

Baru – baru ini tempat kuliner kaki lima ini menjadi sorotan media masa baik online maupun offline ini dikarena jajakan kuliner milik Pak Bari ini menjadi salah satu tempat Syuting film AADC 2 yang telah di rilis pada 26 April 2016 silam.

Apa Yang menarik dari Sate Klathak Pak Bari?

Sate Klathak Pak Bari merupakan salah satu jajakan kuliner “Kaki Lima” di jajaran jalan Imogiri Timur, nama Sate Klathak sendiri memang cukup unik dan membingungkan, apa arti sebenarnya dari Klathak? Klathak diambil dari kata yang berasal dari proses pembakaran sate selalu mengeluarkan suara “Klethak Klethak” maka di ambil lah kata tersebut yang kini di juluki dengan nama Sate Klathak.

Sate Klathak Pak Bari ini menggunakan daging kambing muda yang sebagai bahan dari sate Klathak, uniknya proses yang pemanggangan sate ini tidak menggunakan tusuk sate dari bambu seperti pada umumnya, melainkan menggunakan tusuk sate dari rantai jeruji besi sepeda sebagai tusukannya. Maksud dari Pak Bari menggunakan besi jeruji sebagai tusukan sate ini adalah besi merupakan salah satu konduktor penghantar panas yang cukup efektif sehingga pada proses pemanggangan menggunakan besi menghasilkan sate yang matang di bagian dalam maupun di luar. Unik dan efektif bukan?

Mungkin biasanya jika Sate pada umumnya memberikan kecap sebagai perasa saat di bakar, namun sate Klathak ini hanya menggunakan garam sebagai pengganti kecap. Bumbu yang di gunakan sendiri tidak seperti sate pada umumnya yang menggunakan bumbu kacang atau irisan cabe rawit dengan kecap, Sate Klathak Pak Bari menggunakan gulai yang tidak terlalu kental untuk bumbunya. Terbilang sederhana bukan?

Bagaimana dengan rasanya? apakah sesederhana penyajiannya? Tidak kok. Rasanya memiliki sensasi tersendiri dari Sate Klathak Pak Bari ini. Pasti nya menarik untuk di coba karena sate ini tidak menggunakan daging kambing biasa melainkan kambing muda segar serta penyajian yang cukup unik.

Selain dapat memesan sate, anda juga dapat memesan tongseng kambing atau tongseng buntut kambing sebagai alternatif panganan lainnya, untuk minumnya hanya tersedia 2 varian yaitu teh gula batu didalam poci (yang biasa di sajikan bersama sate klathak) atau jeruk panas tentunya harga disini sangat terjangkau.

Akses Jalan Menuju Sate Klathak Pak Bari

Dari Pusat Kota Yogyakarta, anda dapat menempuhnya sekitar 12 Kilometer dengan rentan waktu sekitar 25 Menit jika tidak terkena macet, menuju arah selatan menggunakan jalan Imogiri barat atau jalan Imogiri timur.

Alamat lengkap : Jl. Kedaton, Desa Pleret, Kel. Wonokromo, Kec. Bantul, Jogja

Jam buka & Harga Jajakan Kuliner Sate Klathak Pak Bari

Pak bari mulai buka pada sore hari hingga dini hari.

Harga 10 tusuk Sate Klathak Rp. 15.000

Harga Tongseng kambing Rp. 25.000

Harga Tongseng Buntut Kambing Rp. 25.000

Harga Jeruk Panas Rp. 7.500

Bagaimana anda tertarik untuk datang ke jajakan kuliner Sate Klathak Pak Bari? Sebaiknya anda datang lebih awal bila tidak ingin berdesak – desakan, karena tempat ini semakin malam semakin ramai pengunjung yang ingin menikmati Sate Klathak ini. Yuk cobain!

Author: admin-wj

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *